Lebaran yang merupakan hari raya seluruh umat Islam di dunia ini. Bagi umat muslim, lebaran sering disebut merupakan hari di mana seluruh muslim berhasil menuju hari kemenangan setelah dapat menjalankan ibadah puasa selama 30 hari penuh dengan menahan segala godaan yang datang. Lebaran juga sering dijuluki sebagai momen di mana setiap muslim lahir kembali dengan keadaan fitrah atau suci.

Lebaran di Indonesia pun memiliki tradisi yang beragam. Mulai dari mudik hingga pemberian THR. Tak ketinggalan juga pemberian parcel lebaran. Parcel lebaran yang biasanya berisi dengan makanan ringan, namun ada juga parcel kue yang diberikan pada saat lebaran. Tentunya parcel kue yang diberikan juga berisi dengan aneka kue khas lebaran.

Di saat momen lebaran atau hari raya Idul Fitri memang banyak orang yang memberikan aneka kue lebaran yang dijadikan satu paket menjadi parcel kue. Karena parcel merupakan salah satu media yang dapat mengirimkan perasaan silatur rahmi dari pemberi untuk si penerima.

Di antara parcel dan hari raya lebaran ternyata memang erat hubungannya, bahkan memberi parcel pada kolega atau pun kerabat pada saat hari raya lebaran telah menjadi tradisi orang Indonesia yang dianggap dapat mempererat hubungan tali silaturahmi antara satu sama lain. Bagi sebagian orang Indonesia, memberikan atau mengirim parcel kue atau parcel lebaran menjadi menu wajib yang harus dilakukan, karena parcel juga bisa menjadi pengganti kehadiran si pengirim atau sebagai wujud terima kasih si pengirim kepada si penerima.

Mengirimkan parcel kue termasuk salah satu tradisi dari sekian banyaknya yang dilakukan oleh kebanyakan orang Indonesia pada saat menjelang hari raya atau suatu perayaan tertentu dan bahkan saat menjenguk orang sakit. Parcel merupakan paket bingkisan yang berisikan dengan aneka makanan dan barang yang dikemas semenarik mungkin dalam berbagai ukuran. Parcel pun juga terdapat dalam beberapa jenis, salah satunya ialah parcel kue.

Parcel yang dikirimkan pada saat hari raya idul fitri atau lebaran biasanya berupa makanan ringan, namun tak jarang juga menggunakan kue khas lebaran. Parcel kue yang disusun sedemikian rupa dengan aneka kue lebaran menjadi bingkisan yang cantik.

  1. Putri Salju

Kue khas lebaran yang satu ini memiliki nama yang bisa terbilang unik. Nama putri salju bisa disematkan dalam makanan ini karena berwarna putih yang berasal dari taburan gula halus. Kue ini semakin terlihat menarik dengan bentuknya yang menyerupai bulan sabit.

  1. Lidah Kucing

Selain putri salju yang memiliki nama unik, selanjutnya ada lidah kucing. Diberi nama lidah kucing sebab memiliki bentuk yang menyerupai dengan lidah kucing. Kue khas lebaran lidah kucing sendiri masuk ke Indonesia pada saat masa koloni belanda. Kue ini juga banyak ditemui saat hari raya idul fitri.

  1. Nastar

Nama Nastar berasal dari bahasa Belanda yaitu ‘ananas’ yang berati nanas, dan ‘tar’ yang berarti kue atau pie. Jadi nastar sendiri memiliki arti tart nanas. Di Eropa, kue ini berisi selai blueberry atau apel. Namun di Indonesia blueberry begitu sulit didapat maka digantilah dengan selai nanas.

  1. Kastangel

Kastengel merupakan kue kering yang diadaptasi dari kue khas Belanda yaitu ‘kaas’ yang berarti keju. Jadi bagi Anda para pencinta keju, rasa gurih dan asin dalam kue kastangel pasti akan membuat ketagihan.

Umumnya kue kastengel menggunakan keju tua seperti keju edam. Namun karena harga keju edam yang terbilang mahal, maka keju chedar dipilih sebagai bahan alternatif pembuatan kastengel.

  1. Kue Semprit

Nah, kue ini juga selalu berada di jajaran kue kering khas lebaran dan tidak pernah absen. Kue yang berbahan dasar tepung terigu ini mempunyai rasa dan tekstur yang khas. Yang paling khas dari kue ini adalah topping choco chips atau selai di atasnya.

Itulah aneka kue lebaran yang biasanya sangat khas di hari raya Idul Fitri dan dapat dijadikan menjadi satu paket parcel kue untuk diberikan kepada seseorang.

 

Related Posts